Feeds:
Pos
Komentar

taman rinduku

Ditaman ini, senja kali ini begitu lain kurasa
Bukan karena mentarinya yang tak lagi bersinar cerah
Bukan juga karena bunganya yang tak lagi merekah
Tapi karena tak kutemui lagi dirimu disana

Jangankan sosokmu,
Bahkan bayangmupun sudah tak pernah lagi kujumpai
Disetiap bilangan hari yang kulalui
Ditaman ini, aku tak pernah lelah menunggumu
Menunggu sapamu…
Menunggu senyummu…
Menunggu hadirmu…

Meski pagi berganti senja
Dan siangpun berganti dengan malam
Namun rasaku padamu tak pernah berubah
Rasa rindu yang teramat dalam
Pada kelembutan hati dan jiwamu

Dibangku taman ini aku masih menanti
Sambil duduk manis dan mengenakan gaun terindah
Dengan membawa semangkuk penuh harapan
Agar kau berkenan datang menghampiriku

Hari berganti hari
Namun kau tak juga datang menghampiri
Hujan dan badai datang silih berganti
Namun kau sudah tak pernah lagi kujumpai

Bangku taman itu kini sudah dipenuhi daun-daun kering
Daun-daun yang jatuh berguguran dari tangkai pohonnya
Menandakan, entah sudah berapa lama aku menantimu disini

Pohon itu boleh saja menggugurkan daun-daunnya
Tapi tidak dengan hatiku…..
Hati, yang akan selalu menumbuhkan rasa cinta padamu

Aku masih terpaku di taman ini,
Taman yang dulu selalu penuh dengan candamu
Taman tempat kita bersenda gurau

Taman itu kini sepi…
Tak ada lagi dirimu…
Tak ada lagi sapamu…
Tak ada lagi bayangmu…
Hanya ada aku dan hatiku…
Yang menantimu dalam kerinduan

memeluk senja

Sore ini, ditemani temaram lembayung senja
Kau kembali mendekapku dalam alunan melodi mesra
Suaramu yang selalu terdengar merdu di telingaku
Membuatku jadi tak ingin beranjak dari sisimu

Ah, betapa indahnya masa-masa ini
Dimana kau dan aku masih tengah berdiri
Menikmati belaian angin sore ini

Dilangit masih terbentang pelangi yang indah
Kita sepakat menjadikannya pelangi tanda kasih kita
Esok hari, jika kau dan aku kembali menyaksikannya
Maka pada saat itulah kasih kita kan selamanya bersemi

Seribu Purnama

by. Evie Tamala

Seribu purnama hati membeku
Mengayunkan langkah tanpa cintamu
Malampun terasa makin membisu
Dalam menantikan kau yang kurindu

Cinta tersimpan dalam anganku
Walaupun bayangan menghias waktu
Dan tiada pernah aku tahu
Entah sampai kapan sepi merayu

Keringlah sudah air mata tapi derita tak juga sirna
Masih adakah waktu tersisa untuk labuhkan sebuah cinta
Masih adakah waktu tersisa tuk menerima dambaan sukma
Masih adakah waktu tersisa tuk menerima dambaan jiwa

“Someone once told me that life is like a journey that we all shall live each day like a gift”

It’s a long long journey
Till I know where I’m supposed to be
It’s a long long journey
And I don’t know if can believe
When shadows fall and block my eyes
I am lost and know that I must hide
It’s a long long journey
Till I find my way home to you

Many days I’ve spent
Drifting on through empty shores
Wondering what’s my purpose
Wondering how to make me strong
I know I will falter, I know I will cry
I know you’ll be standing by my side
It’s a long long journey
And I need to be close to you

Sometimes it feels no one understands
I don’t even know why I do the things I do
When pride builds me up till I can’t see my soul
Will you break down this walls and pull me through

Cause It’s a long long journey
Till I feel that I’m worth the price
You paid for me on calvary
beneath those stormy skies
When satan mocks and friends turn to foes
It feels like everything is out to make me lose control

Cause It’s a long long journey
Till I find my way home to you oh… to you

 

“I’m sure, someday I’ll find you definitely”

by. Film GIE

Akhirnya semua akan tiba pada suatu hari yang biasa
Pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui
Apakah kau masih selembut dahulu
Memintaku minum susu dan tidur yang lelap
Sambil membenarkan letak leher kemejaku

Kabut tipispun turun pelan-pelan di lembah kasih
Lembah Mandala Wangi
Kau dan aku tegak berdiri melihat hutan-hutan yang menjadi suram
Meresapi belaian angin yang menjadi dingin

Apakah kau masih membelaiku semesra dahulu
Ketika kudekap, kau dekaplah lebih mesra lebih dekat
Apakah kau masih akan berkata kudengar degap jantungmu
Kita begitu berbeda dalam semua
Kecuali dalam cinta

“Cahaya bulan menusukku dengan ribuan pertanyaan

yang takkan pernah kutahu dimana jawaban itu

bagai letusan berapi bangunkanku dari mimpi

sudah waktunya berdiri mencari jawaban kegelisahan hati”

Ya Allah. . .
Aku ini insan yang kalah
Balutlah hatiku yang terbelah
Juga terpisah – pisah

Ya Allah. . .
Hanya pada-Mu aku meminta
Dan hanya pada-Mu ku memohon
Mohon dengan sangat

Ya Tuhanku. . .
Apalagi yang salah dariku
Bersujudku mohon kepada-Mu
Ampuni dosaku

Ya Tuhanku . . .
Hanya Engkau yang dapat mengerti
Kesepian yang mencabik diri
Ku tak tahan lagi

Ya Allah. . .
Jangan biarkan aku terpisah
Terjerat dalam pusaran rindu
Rahasia kasih-Mu

Ya Allah. . .
Dia satu antara seribu
Kumohon jangan pisahkan aku
Mohon Dengan sangat

————————————————————————

bisa di denger lagu nya dibawah ini:
syahdu tenan rek….

Labirin Rasa

Labirin Rasa
Biarlah kubisikkan sebuah asa padamu
Meski pelan dan hampir tak terdengar
Kuharap kau tetap mau mendengar
Tak lama meski hanya sebentar

Namun,
ah . . . .
Bahkan sedetikpun
Kau tak mau memberiku ruang
Untuk berbagi

Kau meninggalkanku disini
Terjebak dalam labirin rasa
Yang tak kumengerti

Sejenak kau menoleh dan tersenyum
Lalu setelah itu kau kembali melemparku
Dengan seonggok duri yang tak jelas darimana datangnya

Aku masih termangu dengan sikapmu
Aku masih tersudut dalam diamku
Sesaat kau buatku bahagia
Namun setelahnya kau buat hatiku hampa
Sunyi. . .
Sepi. . .
Sendiri. . .

Entah apa ini namanya
Lagi-lagi aku masih harus terperangkap
Dalam labirin rasa yang penuh tanya
Kemana harus kulangkahkan kaki?
Dilema. . .
Bimbang. . .
Cemas. . .
Tak mengerti. . .

Kuhanya bisa tertegun dengan semuanya
Kusingkap perjalanan waktu kebelakang
Terus kebelakang melewati detik, hari, pekan, bulan
Sampai berbilang tahun
Adakah “Dia” memiliki maksud atas pertemuan kita?
Atau ini hanya sebuah kebetulan belaka?

Ah. . . .
Namun sungguh tak bijak rasanya
Bila menyesali semua garis takdir-Nya
Biarlah ini kupahami sendiri
Walau tak jua kumengerti sampai saat ini

Kau begitu misteri
Menatapmu membuatku perih
Mendengarmu membuatku pedih
Bahkan memikirkanmu
Semakin membuatku tak mengerti

Darimana datangnya rasa ini?
Rasa yang sudah lama bertahta dalam jiwa
Yang tak jua pergi meski tak pernah kuusahakan
Apa ini?
Mengapa begini?
Bagaimana bisa terjadi?

Dan Kau. . .
Mungkin hanya kaulah jawaban
Atas segala gundah dan resah yang tertahan
Namun sampai saat ini
Kaupun masih tetap diam tak berucap
Kau hanya berikan harapan semu
Yang terkadang kuartikan lain darimu

Ah. . .
Lelah. . .
Letih. . .
Bosan. . .
Jemu. . .
Enek. . .
Mual. . .

Kumasih berkutat dalam labirin rasa
Entah mencarimu
Atau mencari jalan keluar?
Akupun masih terus berjalan tanpa tujuan

Sementara Kau,
Masih terdiam dalam kemisterianmu

——————————————————-

Coba dengar lagu ini:
Suaranya unik pisan..